001.
Menggenapi Janji Tuhan dan Mengalami indah pada
waktunya.
Mengalami dan menggenapi janji Tuhan itu merupakan
proses pertumbuhan iman seseorang. Ibarat sebuah tanaman. Supaya tanaman itu
bisa menghasilkan buah atau bunga, itu harus bertumbuh dan dan dipelihara
setiap waktu.
Contoh :
Mengalami kesembuhan atau mukjizat. Ketika seseorang yang mengalami suatu
penyakit lalu ia mendengar firman Tuhan yang berkata bahwa oleh bilur-bilur
Yesus segala penyakitnya sudah disembuhkan, lalu dia mengimaninya.
Tidak bisa bim salabim / sekali jadi tapi ketika dia terus-menerus setiap hari
baik pagi siang malam dan dia mengatakan dengan iman dan percaya bahwa oleh
bilur-bilur Yesus dia sudah sembuh, maka di alam roh itu bertumbuh sampai
kepada penggenapan atau kepenuhan Iman, yaitu mencapai menuju kepada kesembuhan
total dan mukjizat. Itulah cara kerja bagaimana supaya janji-janji Tuhan itu
tergenapi / indah pada waktunya. Itu bisa juga dengan kasus mengatasi setiap
masalah problema atau apapun juga atau ingin ketemu jodoh, itu harus melewati
yang namanya proses pertumbuhan iman. Namun sayangnya ketika seseorang mencoba
sekali dua tiga kali dan tidak muncul hasilnya dia langsung mundur lalu kecewa
dan tidak meneruskan kembali imannya sehingga dia tidak pernah mengalami
mujizat atau kesembuhan yg total.
Yesus pernah berkata kpd murid2Nya dalam Markus
11:23-24. Bila punya iman sebesar biji sesawi saja maka kamu dapat berkata
kepada Gunung itu terangkatlah dan berpindahlah. Jadi Tuhan mengajarkan sebesar
apapun masalah yang kita hadapi itu bisa diatasi bilamana kita memiliki Iman
sebesar biji sesawi. Arti biji sesawi itu sebuah biji yang terkecil dan
bilamana dia bertumbuh akan menjadi pohon yang sangat besar .Tuhan sedang
mengajarkan pertumbuhan Iman bukan bim salabim.
Kesimpulannya adalah bahwa kita harus memiliki iman
yang konsisten yakni dengan keyakinan serta perkataan atau deklarasi iman
kepada firman Tuhan atau janji-JanjiNya.
Iman kita harus terus dipelihara setiap waktu.
Seperti sebuah tanaman. Tuhan pernah berkata bahwa diluar Aku kamu tidak bisa
berbuat apa-apa. Itu mengenai pokok anggur bahwa Tuhan adalah sebagai pokok
anggur yang benar dan kita adalah ranting-rantingnya. Sebuah batang itu satu
,tetapi ranting-ranting itu banyak. Bilamana ranting-ranting itu tidak menempel
pada batang pohon, maka tidak akan pernah bisa menghasilkan buah. Jadi kita
harus terus nempel kepada pokoknya yaitu Yesus Kristus Tuhan itu bisa
diumpamakan sebagai firman Tuhan. Kalau kita tidak hidup dalam FirmanNya setiap
hari, kita tidak akan bisa bertumbuh, karena dikatakan bahwa iman itu timbul
dari pendengaran dan pendengaran akan firman Tuhan.
Jadi untuk bisa mencapai penggenapan janji Tuhan dan mengalami indah pada
waktunya kita harus berani percaya setiap hari memperkatakan firman Tuhan dan
terus merenungkan firman Tuhan itu siang dan malam , maka kita akan mengalami
segala sesuatu indah pada waktunya.
Amin.
No comments:
Post a Comment